Terdiam

Ku berbaur bersama waktu
Memandang sekelilingku dengan seksama
Bertanya dan mencari jawaban atas segala perbedaan

Resah jiwa terbesit ragu
Saat asa tak lagi menyatu
Kalbu ini ingin menjerit
Merombak semua kenyataan
Akan ketidaksepadanan
Kala kebersamaan itu datang

Aku tahu diam itu emas
Dan aku memilih untuk tetap menjadi emas
Sampai kemarau berkepanjangan ini hilang dan berganti hujan

No comments:

Post a Comment